Pengertian Load Balancing beserta Metodenya

Pengertian Load Balancing beserta Metodenya

HobbyTekno - Load Balancing adalah sebuah metode dalam jaringan yang berfungsi untuk membagi beban suatu server menjadi 2 atau lebih secara seimbang agar server tidak mengalami kelebihan beban saat menerima request dari user atau client.

Manfaat Load Balance

1. Mengurangi beban server
2. Mempercepat Akses
3. Redudancy
4. Meminimalisir Waktu Down

Kekurangan menggunakan Load Balance

1. Biaya Pembangunan Infrastruktur lebih banyak dikarenakan diperlukan lebih dari satu link/server yang lebih banyak

2. Jika Server Inti bermasalah, Maka server lain akan ikut bermasalah.

3. Penempatan semua data dalam satu server akan menjadi target serangan dari virus hacker atau serangan cyber lainnya.

Ada 4 Metode pada Load Balance

1. Static Route
adalah metode Load Balancing yang mengelompokkan suatu range IP Addess untuk dapat diatur agar bisa melewati salah satu gateway dengan menggunakan Static Routing

Kelebihan : Dapat membagi jaringan dengan topologi yang sederhana, tidak ribet, dan tidak ada Disconnection pada klien yang disebabkan perpindahan gateway karena load balancing

Kekurangan : Mudah terjadi overload jika yang aktif hanya client-client pada satu Address-List saja.

2. Equal Cost Multi Path (ECMP)
adalah pemilihan jalur luar secara bergantian pada gateway.

Kelebihan : Dapat membagi beban jaringan berdasarkan perbandingan kecepatan ISP

Kekurangan : Sering terjadi Disconnection yang disebabkan routing table yang restart secara otomatis dalam waktu 10 menit.

3. NTH
menggunakan Algoritma Round Robin yang menentukan pembagian pemecahan koneksi yang akan dimangle ke route yang dibuat untuk load balance. Pada dasarnya koneksi yang masuk ke proses Router akan menjadi satu arus yang sama walaupun beda interfaces.

Kelebihan : Dapat membagi penyebaran paket data yang merata pada masing-masing Gateway

Kekurangan : Disconnection karena perpindahan Gateway

4. Per Connection Classifier (PCC)
merupakan metode yang menspesifikasikan suatu paket menuju gateway suatu koneksi tertentu, PCC mengelompokkan traffic koneksi yang keluar masuk router menjadi beberapa kelompok. Pengelompokan ini bisa dibedakan berdasarkan Src.Address, Dst. Address, Src. Port dan Dst. Port.

Kelebihan : mampu menspesifikasikan Gateway untuk setiap paket data yang masih berhubungan dengan data yang sebelumnya sudah melewatkan salah satu Gateway.

Kekurangan : Beresiko terjadinya Overload pada salah satu gateway yang disebabkan mengakses situs yang sama dan juga sering terjadi Disconnection.

Sekian Pengertian Load Balancing beserta Metodenya, semoga postingan Admin kali ini bermanfaat untuk anda. Jika ada kendala tanyakan saja pada komentar.

No comments for "Pengertian Load Balancing beserta Metodenya"